Perdana di Prodi SI Tugas Akhir Digital Entrepreneur
Banjarmasin – Program Studi D3 Sistem Informasi pada Tahun Akademik 2025/2026 mencatatkan tonggak sejarah baru dengan mengimplementasikan Tugas Akhir berorientasi Digital Entrepreneurship. Kebijakan ini menjadi langkah strategis program studi dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan yang mampu menciptakan peluang usaha berbasis teknologi digital.
Selama ini, pelaksanaan Tugas Akhir di Program Studi D3 Sistem Informasi lebih banyak berfokus pada penguatan kompetensi teknis, khususnya dalam bidang pemrograman web. Mahasiswa menghasilkan berbagai produk berupa sistem informasi dan aplikasi berbasis web yang dirancang untuk membantu penyelesaian berbagai permasalahan di lingkungan organisasi, instansi pemerintah, maupun sektor usaha.
Seiring dengan pesatnya perkembangan ekonomi digital, Program Studi D3 Sistem Informasi memandang penting untuk melakukan transformasi dalam pelaksanaan Tugas Akhir. Melalui pendekatan Digital Entrepreneurship, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu membangun produk digital, tetapi juga memahami aspek bisnis, validasi pasar, strategi pemasaran digital, hingga model keberlanjutan usaha dari produk yang dikembangkan.
Ketua Program Studi D3 Sistem Informasi menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bentuk komitmen program studi dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan industri digital dan mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
"Melalui skema Tugas Akhir Digital Entrepreneurship, mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan kemampuan teknologi informasi dengan wawasan bisnis sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam implementasi skema baru tersebut, pelaksanaan sidang Tugas Akhir tahun ini melibatkan penguji internal dan penguji eksternal dari kalangan praktisi industri. Kehadiran praktisi diharapkan dapat memberikan perspektif dunia usaha dan industri terhadap produk digital yang dikembangkan mahasiswa.
Pada pelaksanaan sidang Tugas Akhir Digital Entrepreneurship Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi D3 Sistem Informasi menghadirkan M. Wellemharto, Direktur CV Wellem Membangun Banua, sebagai penguji eksternal. Dengan pengalaman yang dimiliki dalam bidang pengembangan bisnis dan teknologi, beliau memberikan masukan terkait aspek kelayakan bisnis, peluang pasar, inovasi produk, serta strategi pengembangan usaha berbasis digital.
Keterlibatan penguji eksternal dari dunia industri menjadi nilai tambah dalam proses evaluasi Tugas Akhir karena mahasiswa memperoleh umpan balik yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan dinamika pasar yang sesungguhnya. Hal ini sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang menekankan keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri.
Melalui pelaksanaan perdana Tugas Akhir berorientasi Digital Entrepreneurship ini, Program Studi D3 Sistem Informasi berharap dapat melahirkan lulusan yang memiliki kombinasi kompetensi teknis, kemampuan inovasi, serta jiwa kewirausahaan yang kuat. Produk-produk yang dihasilkan mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi karya akademik semata, tetapi juga mampu berkembang menjadi solusi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berpotensi menjadi usaha rintisan (startup) maupun bisnis digital yang berkelanjutan.
Transformasi ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi D3 Sistem Informasi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap berkontribusi dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.
